SUSUNAN ACARA KUNJUNGAN EDUKASI SDIT FITRAH HANNIAH TAHUN 2010

NO WAKTU KEGIATAN PIC PERLENGKAPAN 

1 06.00-06.30 Persiapan pemberangkatan 

(Berangkat dari depan Ruko Regensi I Bekasi)

Panitia , Korlap dan PJ Bus Masing-masing Toa, P3K, Payung, Terpal, Kamera,Tisiu, Kresek, Kaset lagu2 Islami
2 06.30-09.00 Perjalanan ke lokasi Kunjed 

(Puspa Iptek Sundial  dan Bale Seni Barli Kota Baru Parahyangan Bandung)

Panitia dan PJ Bus Masing-masing
3 09.00-11.00 Eksplorasi di Puspa Iptek Sundial 

Kelas 1 & 2

Pembimbing Kelompok
09.00-10.00 Eksperimen sains di Bale Pare (percobaan gunung meletus) Kelas 3,4,& 5 Pembimbing Kelompok
4 11.00-11.15 Persiapan naik bis Korlap dan Pembimbing 

Kelompok

5 11.15-12.45 ISHOMA (istirahat, shalat dan makan siang) 

Istirahat dan Makan siang di Bale Seni Barli. Tempat shalat di Masjid Al-Irsyad kota Baru Parahyangan dan perjalanan ke Gedung Barli dan Sundial

Korlap dan Pembimbing Kelompok
6 12.45-13.00 Persiapan naik bis Korlap dan Pembimbing 

Kelompok

7 13.00-14.30 Angklung interaktif dan melukis diatas gerabah 

Kelas 1 & 2

Korlap dan Pembimbing Kelompok
13.00-14.30 Eksplorasi di Puspa Iptek Sundial 

Kelas 3,4,& 5

Korlap dan Pembimbing Kelompok
8 14.30-14.45 Persiapan naik bis Korlap dan Pembimbing 

Kelompok

9 14.45-17.30 Perjalanan pulang menuju sekolah 

(Pemberhentian terakhir di depan Ruko Regensi I Bekasi.

Panitia , Korlap  dan PJ Bus Masing-masing

Cibitung, 19 Oktober 2010

Ketua Panitia

Sarman, S.Hum

PENANGGUNG JAWAB SETIAP BUS KUNJUNGAN EDUKASI

SDIT FITRAH HANNIAH TAHUN 2010

NO KELOMPOK BUS PENANGGUNG JAWAB HP
1 KELOMPOK  1  –  KELOMPOK  3 BUS I 1. BU YAYUK 

2.   MAMA DIMAS

3.  MAMA PUPUT

4.  BU NISA

087882309199 

081584938172

0818696805

081315684444

2 KELOMPOK  4  –   KELOMPOK  6 BUS 2 1. BU LAELA 

2.  MAMA INDRA

3.  MAMA FATHIYA

4.  BU SUSI

02171053572 

081387013391

02193691175

3 KELOMPOK  7  –  KELOMPOK  9 BUS 3 1. BU TATIK 

2.  MAMA AFIF

3.  MAMA SAKINAH

4.  BU NIA

081311691834 

02191497414

085714879304

081213510497

4 KELOMPOK  10  –  KELOMPOK  12 BUS 4 1. BU NURFAHMI 

2.  MAMA FARIS

3.  MAMA FATHAN

4.  BU NURUL

08159869340 

085284003994

02170021795

081310101057

5 KELOMPOK  13 –  KELOMPOK  15 BUS 5 1. BU LISA ARTANTI 

2.    MAMA SELVA

3.  MAMA FAKHRI

4.  PAK SARMAN

02132962629 

081387428820

085286688114

085697832232

6 KELOMPOK  16 –  KELOMPOK  18 BUS 6 1. PAK HADI SUBARNA 

2.  MAMA BAYU

3.  MAMA REIKA

4.  PAK ZUBAIR

085710502741 

088210874547

081314102767

02194700703

PELATIHAN GURU MULTIPLE INTELLEGENCE th2010

PEMBERITAHUAN KEPADA WALI MURID

FH LOGOSEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU FITRAH HANNIAH   Jl. B.Bossih Raya RT 05/02 Kel.Wanasari Kec. Cibitung Kab. Bekasi   Telp : 021-88333034

Nomor : 443/SDIT – FH/IX/2010
Perihal : Pemberitahuan Lampiran: -

Kepada Ykh :
Orang tua /Wali murid
SDIT.Fitrah Hanniah
Di Tempat

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Puji Syukur Kehadirat Ilahi Robbi. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman nanti.

Sehubungan dengan kebijakan sekolah bidang kehumasan tentang lahan parkir kami menghimbau kepada orang tua/wali murid yang mengantar atau menjemput putra/putrinya menggunakan kendaraan roda empat untuk tidak memarkir kendaraanya di area lapangan Fitrah Hanniah terutama di saat menjemput pulang sekolah karena sempitnya lahan yang tersedia, sehingga tidak mencukupi untuk memarkir kendaraan roda empat jemputan dan pribadi.

Hal mengenai “Ketersediaan Lahan Parkir “ yang kami miliki akan segera kami carikan solusinya untuk kenyamanan bersama.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, agar menjadi maklum. Atas perhatian dan kerjasama dari para orang tua/ wali murid kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.                                                                                                                                                          Cibitung,28 September 2010

Mengetahui,
Kepala SDIT Fitrah Hanniah                                                         Koord.Humas

TTD                                                                                               TTD

(Chaerunnisa, SP., M.Ak)                                                             (Nia Karnia, S.Pd)

Taqabalallahu minnaa wa minkum

Ramadhan membasuh hati yang berjelaga

Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya

Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga

Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H

Minal Aidin Wal Faidzin Taqabalallahu minnaa wa minkum

View Original Article

Blogged with the Flock Browser

Ramadhan membasuh hati yang berjelaga
Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga
Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H
Minal Aidin Wal Faidzin Taqabalallahu minnaa wa minkum

Hadits-Hadits Dhaif Yang Tersebar Seputar Bulan Ramadhan


Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah menetapkan sunnah Nabi secara adil, (untuk) memusnahkan penyimpangan orang-orang sesat dari sunnah, dan mematahkan takwilan para pendusta dari sunnah dan menyingkap kepalsuan para pemalsu Sunnah. Sejak bertahun-tahun sunnah telah tercampur dengan hadits- hadits dhaif, dusta, diada-adakan atau lainnya. Hal ini telah diterangkan oleh para imam terdahulu dan ulama salaf dengan penjelasan dan keterangan yang sempurna.

Kami menilai perlunya dibawakan pasal ini pada kitab kami, karena adanya sesuatu yang teramat penting yang tidak diragukan lagi sebagai peringatan bagi manusia, dan sebagai penegasan terhadap kebenaran, maka kami katakan:

Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah menetapkan sunnah Nabi secara adil, (untuk) memusnahkan penyimpangan orang-orang sesat dari sunnah, dan mematahkan takwilan para pendusta dari sunnah dan menyingkap kepalsuan para pemalsu Sunnah. Sejak bertahun-tahun sunnah telah tercampur dengan hadits- hadits dhaif, dusta, diada-adakan atau lainnya. Hal ini telah diterangkan oleh para imam terdahulu dan ulama salaf dengan penjelasan dan keterangan yang sempurna.

Orang yang melihat dunia para penulis dan para pemberi nasehat akan melihat bahwa mereka -kecuali yang diberi rahmat oleh Allah- tidak memperdulikan masalah yang mulia ini walaupun sedikit perhatianpun, walaupun banyak sumber ilmu yang memuat keterangan yang shahih yang menyingkap yang bathil. Maksud kami bukan membahas dengan detail masalah ini, serta pengaruh yang akan terjadi pada ilmu dan manusia, tapi akan kita cukupkan sebagian contoh yang baru masuk dan mashyur di kalangan manusia dengan sangat masyhurnya, hingga tidaklah engkau membaca makalah atau mendengar nasehat kecuali hadits-hadits ini -sangat disesalkan- menduduki kedudukan yang tinggi. (Ini semua) sebagai pengamalan hadits: “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat…” (riwayat Bukhari 6/361), dan sabda beliau: “Agama itu nasehat…”(riwayat Muslim no.55)

Maka kami katakan wabillahi taufiq:

Sesungguhnya hadits-hadits yang tersebar di masyarakat banyak sekali, hingga mereka hampir tidak pernah menyebutkan hadits shahih -walau banyak- yang bisa menghentikan mereka dari menyebut hadits dhaif. Semoga Allah merahmati Al Imam Abdullah bin Mubarak yang mengatakan: “(Menyebutkan) hadits shahih itu menyibukkan (diri) dari yang dhaifnya.” Jadikanlah imam ini sebagai suri tauladan kita, jadikanlah ilmu shahih yang telah tersaring sebagai jalan (hidup) kita.

Dan (yang termasuk) dari hadits-hadits yang tersebar digunakan (sebagai dalil) di kalangan manusia pada bulan Ramadhan diantaranya:

1. “Kalaulah seandainya kaum muslimin tahu apa yang ada di dalam Ramadhan, niscaya umatku akan berangan-angan agar satu tahun Ramadhan seluruhnya. Sesungguhnya surga dihiasi untuk Ramadhan dari awal tahun kepada tahun berikutnya…” Hingga akhir hadits ini.

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah (no. 1886) dan Ibnul Jauzi di dalam Kitabul Mauduat (2/188-189) dan Abul Ya’la di dalam Musnad-nya sebagaimana pada Al Muthalibul ‘Aaliyah (Bab/A-B/ tulisan tangan) dari jalan Jabir bin Burdah dari Abu Mas’ud Al Ghifari.

Hadits ini maudhu’ (palsu), penyakitnya pada Jabir bin Ayyub, biografinya ada pada Ibnu Hajar di dalam Lisanul Mizan (2/101) dan beliau berkata: “Masyhur dengan kelemahannya.” Juga dinukilkan perkataan Abu Nu’aim, “Dia suka memalsukan hadits,” dan Bukhari, berkata, “Mungkarul hadits” dan dari An Nasa’i, “matruk (ditinggalkan) haditsnya.”

Ibnul Jauzi menghukumi hadits ini sebagai hadits palsu, dan ibnu Khuzaimah berkata serta meriwayatkannya, “Jika haditsnya shahih, karena dalam hatiku ada keraguan pada Jarir bin Ayyub Al Bajali.”

2. “Wahai manusia, sungguh bulan yang agung telah (menaungi) kalian, bulan yang di dalamnya terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, Allah menjadikan puasa (pada bulan itu) sebagai satu kewajiban dan menjadikan shalat malamnya sebagai amalan sunnah. Barangsiapa yang mendekatkan diri pada bulan tersebut dengan (mengharapkan) suatu kebaikan, maka sama (nilainya) dengan menunaikan perkara wajib pada bulan yang lain…. Inilah bulan yang awalnya adalah rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya adalah merupakan pembebasan dari api neraka…” sampai selesai.

Hadits ini juga panjang, kami cukupkan dengan membawakan perkataan ulama yang paling masyhur.

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah (1887) dan Al Muhamili di dalam Amalinya (293) dan Al Ashbahani dalam At Targhib (q/178, tulisan tangan) dari jalan Ali bin Zaid Jad’an dari Sa’id bin Al Musayyib dari Salman.

Hadits ini sanadnya dhaif, karena lemahnya Ali bin Zaid, berkata Ibnu Sa’ad, “Di dalamnya ada kelemahan dan jangan berhujjah dengannya,” berkata Imam Ahmad bin Hanbal, “Tidak kuat,” berkata Ibnu Ma’in, “Dhaif” berkata Ibnu Abi khaitsamah, “Lemah di segala penjuru,” dan, berkata Ibnu Khuzaimah, “Jangan berhujjah dengan hadits ini, karena jelek hafalannya.”

Demikianlah di dalam Tahdizbut Tahdzib (7/322-323). Dan Ibnu Khuzaimah berkata setelah meriwayatkan

Pendidikan Usia Dini

Pendidikan Usia Dini

Lima tahun pertama adalah “usia emas” perkembangan otak anak. Bila terlewatkan, tidak bisa diulang. Namun hanya 5 dari 10 anak Indonesia usia 0-6 tahun yang memiliki akses ke pendidikan usia dini, atau yang dikenal masyarakat sebagai pendidikan Pra-Sekolah atau Taman Bermain atau Taman Kanak-Kanak. Dari 5 anak yang tidak memiliki akses, 50 persennya tinggal di daerah pedesaan atau di daerah tertinggal. Terbatasnya fasilitas pendidikan usia dini di seluruh Indonesia, menjadi penyebab utama mengapa banyak anak di Indonesia tidak memiliki akses ke pendidikan usia dini.

Lalu apa solusinya? Bersama Pemerintah, UNICEF mengupayakan anak usia dini untuk mendapatkan akses PAUD (Pengembangan Anak Usia Dini) yang holistik terintegrasi seperti Taman Posyandu atau Posyandu Plus, sebagai tempat belajar dan bermain untuk anak balita sambil mendapatkan layanan kesehatan, seperti pemberian imunisasi, makanan tambahan dan vitamin A, penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan. Selain itu juga, pemberian layanan kesehatan untuk ibu hamil serta pendidikan bagi para orang tua mengenai pengasuhan untuk meningkatkan perkembangan otak anak agar konsisten antara pengasuhan di rumah dan di lembaga PAUD. Di samping itu, UNICEF juga melakukan advokasi terhadap kebijakan pemerintah setempat untuk memperluas cakupan akses dan menjamin anak usia dini di daerah setempat mendapatkan layanan PAUD holistik terintegrasi.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.